Mereka Yang Akan Berlaga di Cannes 2008
oleh Asmayani Kusrini
Redaktur Rumahfilm.org, Brussel

Ini sebuah tradisi tahunan: menunggu pengumuman seleksi Festival Film Cannes. Setiap menjelang akhir April, semua wartawan dari media khusus film di Eropa akan berkumpul di Paris, menunggu Thierry Fremaux didampingi Gilles Jacob datang dengan daftar di tangan. Akhirnya daftar itupun sampai ke wartawan pada 23 April lalu yang diawali dengan sebuah konferensi Pers di Grand Hotel Paris.

Festival Film Cannes memang sebuah ajang penting. ‘The Temple of Cinema’, kata orang. Dan untuk mulai mengikuti tradisi itu, tahun ini RumahFilm pun akan ikut rombongan arus moviegoers menuju bibir laut mediterania di Cote D’Azur, Perancis pada Mei mendatang. Karena itu, daftar film yang akan berlaga di Cannes juga patut mulai diamati.

Mengutip seorang rekan wartawan: “Daftar seleksi ini penting, untuk menentukan target buruan”. Dan target ‘buruan’ bagi para wartawan tahun ini memang sungguh berharga. Dalam daftar panjang seleksinya, tak ketinggalan sejumlah ‘anak emas’ dari Festival Cannes sendiri:

  • Dardenne bersaudara: asal Belgia dan satu dari sedikit yang pernah memenangkan dua kali Palem Emas untuk film Rosetta (1999) dan L’enfant (2005)
  • Wim Wenders sutradara Jerman, pemenang Palem Emas 1984 untuk film Paris, Texas. Selain itu, Wenders juga adalah salah satu sutradara yang film-filmnya rajin jadi nominator untuk Palme D’or. Ini daftarnya: Im Lauf Der Zeit, (1976), Der Amerikanische Freund (1977), Hammett (1982), Der Himmel Umer Berlin (1987) yang juga menobatkan Wenders sebagai sutradara terbaik, In Weiter Ferne, So Nah! (1993), The End Of Violence (1997), dan Don’t Come Knocking (2005).
  • Oh…dan ada Steven Soderbergh pemenang Palem Emas untuk Sex, Lies and Videotape (1989) serta dinominasikan untuk Palem Emas di tahun 1993 untuk filmnya King of The Hill.

Selain para anak emas itu juga akan ikut berlaga di seksi kompetisi para calon ‘anak emas’ yang film-filmnya sudah pernah dinominasikan di Festival Cannes:

  • Siapa yang tak kenal Clint Eastwood, baik di Amerika maupun di Cannes ia adalah ‘anak emas’. Film-filmnya mulai bolak-balik ke Cannes sejak Pale Rider (1985), Bird (1988), White Hunter Black Heart (1990), dan Mystic River (2003).
  • Atom Egoyan, sutradara keturunan Armenia asal Canada ini sudah mulai masuk seleksi Cannes sejak Exotica (1994), The Sweet Hereafter (1997) , Felicia’s Journey (1999) dan Where The Truth Lies (2005)
  • Paolo Sorrentino sutradara asal Italia yang disebut-sebut akan mengikuti jejak para pendahulunya dari gerakan neorealisme untuk membuat sinema Italia kembali berjaya. Walaupun Palem Emas belum pernah jatuh ketangannya, tapi Sorrentino sudah pernah berhasil menembus seleksi pada 2004 untuk film Le Consequenze Dell’amore, dan L’Amico Di Famiglia di tahun 2006
  • Arnaud Desplechin, sutradara Perancis yang film-filmnya juga sering muncul didaftar seleksi Cannes yaitu La Sentinelle (1992), Comment Je Me Suis Dispute (1996) dan Esther Kahn (2000)
  • Nuri Bilge Ceylan asal Turki yang juga tiga kali masuk seleksi memperebutkan Palem Emas Koza (1995), Uzak (2003), Iklimler (2006)
  • Walter Salles asal Brazil yang pernah mencatat namanya dalam daftar nominasi Palme D’Or untuk film Motorcycle Diary (2004)
  • Sutradara asal China, Jia Zhangke yang juga pernah muncul dalam daftar nominasi untuk film Ren Xiao Yao (2002)
  • Lalu ada Lucrecia Martel asal Argentina yang pernah ikut berlaga di Cannes tahun 2004 dengan filmnya La Nina Santa.

Nah, dan tentu saja ada ‘New Kids on the Block’ yang segera akan bergabung dalam daftar calon sutradara-sutradara kelas dunia yang dilahirkan di Cannes. Dua diantaranya berasal dari Asia Tenggara yaitu Eric Khoo (Singapura) dan Brillante Mendoza (Philipina). Para moviegoers pemerhati film-film Asia Tenggara tentu masih ingat film ‘manis’ Be With Me karya Eric Khoo dan Foster Child karya Mendoza yang sangat menyentuh itu.

Selebihnya ada Matteo Garrone (Italia), Kornel Mundruczo (Hungaria), Phillipe Garrel (sutradara gaek Perancis yang pernah menerima Perspective Du Cinema Award pada 1983 untuk film Liberte, La Nuit), Pablo Trapero (Argentina ), Charlie Kaufman (yang sebelumnya lebih dikenal sebagai penulis scenario antara lain Eternal Sunshine Of The Spotless Mind, Being john Malkovich dan Adaptation) dan Ari Folman (Israel) yang sebelumnya lebih dikenal sebagai animator.

Selain mereka yang akan ikut berlaga memperebutkan Palem Emas di pantai Croisette, sejumlah nama-nama tenar di dunia sinema juga akan ikut berpartisipasi dalam berbagai seksi antara lain Emir Kusturica, Woody Allen, Steven Spielberg, Wong Kar Wai, dan sebagainya. Ikut pula dalam rombongan Jennifer Lynch, putri sutradara David Lynch, yang mungkin akan mengikuti jejak ayahnya kelak sering datang ke festival ini.

Ini dia daftar selengkapnya:

Competition:

Le Silence de Lorna - Luc et Jean-Pierre Dardenne (BE)
Gomorra - Matteo Garrone (IT)
Il d ivo - Paolo Sorrentino (IT)
The Palermo Shooting - Wim Wenders (DE)
Delta - Kornél Mundruczó (HU)
Conte de Noël - Arnaud Desplechin (FR)
La frontière de l’aube - Philippe Garrel (FR)
Leonera - Pablo Trapero (AR)
Synecdoche, New York - Charlie Kaufman (US)
Changeling - Clint Eastwood (US)
Adoration - Atom Egoyan (CA)
Three Monkeys - Nuri Bilge Ceylan (TR)
My Magic - Eric Khoo (ID)
Linha de Passe - Walter Salles (BR)
Che - Steven Soderbergh (US)
24 City - Jia Zhangke (CN)
Serbis - Brillante Mendoza (PH)
Waltz With Bashir - Ari Folman (doc - IL)
La mujer sin cabeza - - Lucrecia Martel (AR)

Out of Competition

Vicky Cristina Barcelona - Woody Allen(US -ES)
Indiana Jones et le Royaume du Crâne de Cristal - Steven Spielberg(US)
The Good, the Bad, the Weird - Jee-woon (KR)
Kung Fu Panda - Mark Osborne & John Stevenson (US)

Special Screenings

Sangue pazzo - Marco Tullio Giordana (IT)
The Ashes of Time Redux - Wong Kar Wai (CN)
Roman Polanski: Wanted and Desired - Marina Zenovich (US)
C’est dur d’être aimé par des cons - Daniel Leconte (FR)
Chelsea Hotel - Abel Ferrara
Of Time and the City - Terence Davies (UK)

Midnight Screenings

Maradona - Emir Kusturica
Surveillance - Jennifer Lynch
The Chaser - Hong-Jin Na

Special Jury President’s Screening

The Third Wave - Alison Thompson

Siapa yang akan memboyong Palem Emas tahun ini? Kita lihat saja nanti.

Kabar lainnya | Awal tulisan

awal | resensi | wawancara | artikel | esai | kabar terkini | filmsiana | agenda | hubungi kami | peta situs
Untuk saran dan kritik kirimkan ke kritiksaran@rumahfilm.org. Untuk sumbangan artikel, berita dan esai kirimkan ke redaksi@rumahfilm.org.
Gunakan minimum display setting 1024 x 768 dan Mozilla Firefox sebagai browser agar memperoleh tampilan website terbaik
© 2007 rumahfilm.org