Q Film Festival ke 7 di tahun 2008
Siaran Pers

 

Q! Film Festival yang diselenggarakan oleh organisasi nirlaba bernama Q-munity hadir lagi untuk yang ke 7 kalinya di Jakarta, tanggal 8-16 Agustus 2008. Dengan mengangkat tema "Naturally Different", yang menghadirkan 80 film (Film Panjang, Dokumenter dan Film Pendek) yang berasal dari kurang lebih 20 negara. Q! Film Festival yang selalu mengangkat film-film bertemakan LGBTIQ (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Intersex & Questioning) dan HIV/AIDS. Pada edisi ke 7 ini Q-munity bekerjasama dengan Yayasan Kalyana Shira menghadirkan program baru yaitu film-film yang bertemakan Human Rights (HAM). Film-film unggulan tahun ini:

  • The Amazing Truth About Queen Raquela (Dir: Olaf De Fleur Johannsson – Iceland/Philippines )
  • I Don't Want to Sleep Alone (Dir: Tsai Ming Liang - Taiwan/France)
  • My Super 8 Season (Dir: Alessandro Avellis - France)
  • Spinnin' (Dir: Eusebio Pastrana – Spain)
  • Sita Sings The Blues (Dir: Nina Paley - USA)
  • Good boys (Dir: Yair Hochner - Israel)
  • A Very Natural Thing (Dir: Christopher Larkin - USA)
  • With Gilbert and George (Dir: Julian Cole - UK)
  • 881 (Dir: Royston Tan - Singapore)
  • Risk, Stretch or Die (Dir: Saskia Heyden - Germany)
  • The Birthday (Dir: Negin Kianfar & DaisyMohr - The Netherlands)
  • Suddenly last winter (Dirs: Gustav Hofer & Luca Ragazzi - Italy)
  • Love songs (Christophe Honore - France)

Program Film HAM (Human Rights):

  • Perempuan Punya Cerita. Sutradara: Fatimah T. Rony, Upi, Nia Dinata, Lasja Fawzia (Indonesia)
  • 9808. Sutradara: Anggun Priambodo, Ariani Darmawan, Edwin, Hafiz, Ifa Ifansyah, Lucky Kuswandi, Otty Widasari, Ucu Agustin, Steve Pillar Setiabudi, Wisnu Suryapratama (Indonesia)
  • May. Sutradara: Viva Westi (Indonesia)
  • Suddenly Last Winter. Sutradara: Gustav Hofer dan Luca Ragazzi (Italy)
  • My Super 8 Season. Sutradara: Alessandro Avellis (France)
  • Opera Tikus Got. Sutradara: Santosa Amin (Indonesia)
  • Dua Sisi. Sutradara: Faisal (Indonesia)
  • The Birthday. Sutradara: Negin Kianfar & Daisy Mohr (The Netherlands)

Adapun tempat pemutaran film-film tersebut adalah :

  • Blitz Megaplex di Grand Indonesia
  • Goethe Institut
  • Erasmus Huis
  • Galeri Cemara 6
  • CCF Salemba
  • Kineforum
  • Subtitles

Festival ini juga akan dihadiri oleh sutradara-sutradara , aktor-aktor, dan para penyelenggara film festival dari luar negeri:

  • Julian Cole – Director (With Gilbert and George) - Inggris
  • Saskia Heyden – Director (Risk, Stretch or Die) - Jerman
  • Ocean Leroy – Actor/Drag King Performer (Risk, Stretch Or Die) - Jerman
  • Poj Anorn – Director (Bangkok Love Story) - Thailand
  • Chaiwat Thongsaeng - Actor (Bangkok Love Story) - Thailand
  • Jun Lana – Director (Roxxxanne) - Filipina
  • Josh Kim – Director (The Postcard, The Police Box) – Korea Selatan
  • K. Raja Gopal – Director (Lucky 7) – Singapura
  • Anita Schoepp – Director (Dedicated) - Kanada
  • Petra Van Dongen – Co Director Cinemasia Film Festival Holland
  • Laura Gerber – Director Berlin Asian Hotshots Film Festival
  • Victor Silakong – Director Bangkok World Film Festival

Acara-acara lain selain pemutaran film:

Pameran foto:

  • Q! Life in Paris oleh fotografer Perancis Amaury Grisel
  • Waria di Indonesia Oleh Adi
  • What's Queer, oleh gabungan beberapa fotografer profesional dan non-profesional baik dari dalam maupun luar negeri tentang definisi queer menurut mereka.

Putar film Layar Tancap yang akan diadakan pada akhir pekan di Goethe Institut akan menjadi sebuah sajian yang baru dalam festival. Dimana para penonton bisa menikmati film di udara terbuka dengan suasana yang berbeda.

Talk Show yang bernama "Silat Lidah Binan", yang merupakan adaptasi dari acara talk show di salah satu TV Swasta di Indonesia, dimana penonton yang mengajukan pertanyaan kepada para panelis. Para panelis yang telah dikonfirmasikan adalah Melissa Karim, Ria Irawan, Djenar Mahesa Ayu, dan dimoderatori oleh Alvin Adam. Ada juga talk show berbentuk operet yang berjudul "Rush Hour" yang bersifat komedi dan dimainkan oleh aktor-aktor non-profesional.

Dari dunia literature, festival akan mengadakan:

Launching Buku berjudul "Heterophobia" yaitu buku seri kedua dari "Macho Man Ngomong Cong" yang disadur dari penulis blog bernama Fa.

Festival ini juga mengajak anda untuk bergosip dalam acara yang bernama Q! Gossip. Q! Gossip tahun ini membicarakan tentang "Homoseksualitas dan Agama" dengan menghadirkan beberapa pemuka agama untuk berdialog dan juga ada acara gosip lain yang mengetengahkan isu "Penggunaan Bahasa binan yang telah menjadi bahasa gaul" yang dipandang dari sudut psikologis dan linguistik.

Lihat Jadwal Diskusi Bersama di Q Film Festival ke Tujuh

Kabar lainnya | Awal tulisan

awal | resensi | wawancara | artikel | esai | kabar terkini | filmsiana | agenda | hubungi kami | peta situs
Untuk saran dan kritik kirimkan ke kritiksaran@rumahfilm.org. Untuk sumbangan artikel, berita dan esai kirimkan ke redaksi@rumahfilm.org.
Gunakan minimum display setting 1024 x 768 dan Mozilla Firefox sebagai browser agar memperoleh tampilan website terbaik
© 2007 rumahfilm.org